Posts

Masalah Batu Bara: Siap-siap PEMADAMAN BERGILIR

Gawat, PLN Akan Melakukan Pemadaman Bergilir Tahun 2016, Jepang membuat sebuah film berjudul Survival Family. Film garapan Shinobu Yaguchi itu bercerita tentang satu kejadian yang awalnya tampak sederhana, listrik tiba-tiba hilang. ATM mati. Kereta berhenti. Ponsel menjadi benda purbakala. Kota Tokyo yang modern mendadak lumpuh. Pada akhirnya, satu keluarga terpaksa meninggalkan kota dan bermigrasi ke desa demi bertahan hidup. Saat itu banyak penonton tertawa. Ceritanya terasa terlalu berlebihan. Namun Juni 2026 ini, sebagian rakyat Indonesia mungkin mulai menontonnya dengan ekspresi yang berbeda. Sebab ancaman pemadaman bergilir kini bukan lagi cerita layar lebar. Ia mulai menghantui dunia nyata. Wilayah yang disebut-sebut berpotensi terdampak bukan daerah kecil yang jauh dari peradaban. Yang disebut justru kawasan paling padat dan paling produktif di Indonesia. Jabodetabek. Jawa Barat. Jawa Tengah. Jawa Timur. Hingga Bali. Nuan bayangkan sebentar. Jakarta yang biasanya terang bendera...

Survey BPS, Untungnya Apa Buat Saya?

Untungnya Apa Buat Saya? Kalian mungkin udah nonton videonya, tiga petugas BPS kelabakan menghadapi pertanyaan warga. "Untungnya apa buat saya?" Anggap saja ini jeda iklan sebelum kita garap lagi MBG. Oh iya Belanda menang 5-1 lawan Swedia. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Indonesia memang negeri yang tidak pernah kehabisan bahan baku komedi. Kalau negara lain punya serial Netflix, kita punya kehidupan sehari-hari. Gratis. Full episode. Kadang lebih menegangkan dari film thriller Korea, lebih absurd dari kartun Jepang, dan lebih sulit dipahami dari isi kepala mantan. Kali ini panggungnya sederhana. Sebuah rumah warga. Pemeran utamanya tiga petugas Sensus Ekonomi dari BPS. Lengkap dengan rompi hitam, topi, id card, surat tugas resmi, dan wajah yang mungkin sudah dibekali doa sebelum turun ke lapangan. Mereka datang baik-baik. Tok... tok... tok... Pintu dibuka. "Selamat siang, Pak. Kami dari BPS." Dipersilakan masuk. Satu petugas masuk ke ruang tamu. Dua ...

Obat apa yang tidak boleh diminum bersamaan dengan paracetamol?

Obat apa yang tidak boleh diminum bersamaan dengan paracetamol? Paracetamol umumnya aman, namun tidak boleh diminum bersamaan dengan obat antikejang/epilepsi (carbamazepine, phenytoin, phenobarbital), pengencer darah (warfarin), obat pengosong lambung (metoclopramide, domperidone), atau antijamur (ketoconazole). Penggunaan bersamaan dapat memicu kerusakan hati, mengurangi efektivitas, atau meningkatkan risiko perdarahan.   Daftar Obat yang Harus Dihindari Bersamaan dengan Paracetamol: Antikejang/Epilepsi:  Carbamazepine, phenytoin, phenobarbital, karena menurunkan efektivitas paracetamol. Pengencer Darah:  Warfarin, karena meningkatkan risiko perdarahan. Obat Lambung/Nyeri:  Metoclopramide dan Domperidone, karena mempercepat penyerapan paracetamol yang dapat menyebabkan beban berlebih pada hati. Obat Asam Urat:  Probenecid. Obat Antijamur:  Ketoconazole, dapat meningkatkan risiko kerusakan hati. Kolestiramin (Cholestyramine):  Mengurangi penyerapan par...

KHAMR DAN ALKOHOL, APA BEDANYA?

Khamr adalah segala jenis minuman yang memabukkan (hasil fermentasi) dan haram, sedangkan alkohol adalah senyawa kimia (etanol) yang bisa digunakan untuk tujuan industri/medis. Tidak semua alkohol itu khamr (haram), tetapi semua khamr mengandung alkohol. Alkohol untuk parfum atau obat umumnya tidak najis, sementara alkohol dalam minuman keras adalah najis.   Berikut adalah rincian perbedaan khamr dan alkohol: Definisi & Sifat: Khamr:  Minuman yang memabukkan dan menghilangkan akal sehat, umumnya hasil fermentasi. Alkohol:  Senyawa kimia (etanol) yang digunakan sebagai pelarut, bahan bakar, atau antiseptik. Hukum & Kenajisan: Khamr:  Haram dan najis secara zatnya. Alkohol Industri:  Tidak najis, namun haram jika diminum dalam bentuk aslinya karena beracun. Kadar dalam Produk Halal: Minuman hasil fermentasi diizinkan mengandung residu alkohol (etanol) dalam kadar sangat kecil, biasanya di bawah 0,5%, selama tidak berasal dari proses pembuatan khamr secara ...

MBG, PPPK DAN GURU HONORER, NASIBMU KINI

Image
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang Banyak guru honorer mengeluh, merasa diperlakukan tidak adil oleh negara. Mereka mengabdi bertahun-tahun dengan berlinang air mata, begitu sulitnya diangkat menjadi pegawai PPPK. Sementara pegawai SPPG yang baru seumur jagung, begitu cepat diangkat sebagai ASN. Benarkah demikian? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Di sebuah negeri yang gemar berpidato tentang masa depan, lahirlah sebuah program yang diperlakukan seperti anak mahkota kerajaan. Namanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia dikawal jenderal, dielus regulasi, dipamerkan ke luar negeri, dan disanjung sebagai fondasi generasi emas. Negara menunduk hormat padanya. Tapi jauh dari panggung megah itu, di ruang-ruang kelas yang catnya mengelupas, tragedi sunyi sedang berlangsung, tanpa kamera, tanpa karpet merah, tanpa tepuk tangan. Ada 4,21 juta guru di Indonesia pada tahun ajaran 2024/2025. Dari jumlah itu, sekitar 1,6 hingga 1,7 juta masih berstatus honorer. ...

Davos Bergetar oleh Pidato Prabowo Bertemakan Prabowonomics

Image
Davos Bergetar oleh Pidato Prabowo Bertemakan Prabowonomics Duduk yang rapi, siapkan Koptagul, pisang goreng juga boleh. Sebab, ini pidato presiden saya, presiden ente, presiden kita, Prabowo. Kali ini tak kaleng-kaleng ia pidato di WEF Davos Swiss. Simak narasinya dengam saksama, jangan nyengir ya. Davos, Swiss, biasanya cuma dikenal oleh tiga hal, dingin kejam, cokelat mahal, dan orang-orang super kaya yang bicara soal masa depan dunia. Tapi World Economic Forum 2026 berubah nada ketika Presiden Prabowo Subianto naik podium. Salju masih turun, suhu masih minus, tapi ruangan mendadak hangat oleh retorika. Setelan gelap. Dasi merah menyala. Aura jenderal senior yang sudah kenyang lapangan, kini naik kelas jadi orator global. Di hadapannya duduk sekitar 3.000 pemimpin dunia dari 130 negara, seperti presiden, perdana menteri, CEO raksasa, akademisi kelas dunia. Mereka diam. Bukan karena hormat saja, tapi karena Prabowo datang bukan membawa angka, melainkan narasi besar. Ia melempar istil...

RENUNGKANLAH! BIARKAN NURANI ANDA BERBICARA DAN MENCERNA, JANGAN DULU MENCELA!

Image
Dalam kerangka orang yang menolak keberadaan Tuhan dan konsisten dengan materialisme, tidak ada larangan objektif untuk membunuh ibu kandung sendiri. Bukan karena pelakunya kejam, tetapi karena dalam kerangka itu manusia hanyalah kumpulan atom, kesadaran hanyalah reaksi kimia, dan tindakan membunuh hanyalah perubahan konfigurasi materi. Atom tidak mengenal nilai, dan reaksi kimia tidak pernah salah atau benar. Jika realitas berhenti di sana, maka di antara pelaku dan korban tidak ada makna yang inheren... hanya proses fisik. Namun manusia tidak pernah hidup di level itu. Kata “ibu” tidak pernah dipahami hanya sebagai objek biologis. Secara biologi, ibu memang sekadar betina manusia yang melahirkan. Tetapi dalam pengalaman manusia, ibu adalah makna: pengorbanan, kasih, kewajiban, dan ikatan moral yang terasa mengikat bahkan ketika tidak diawasi siapa pun. Makna ini tidak bisa diturunkan dari atom, tidak muncul dari hukum fisika, dan tidak dapat direduksi menjadi reaksi kimia...